Selasa, 06 April 2021

Blogspot.com - Bagi anda pecinta daging sapi, pasti anda sudah mengetahui kalau steak merupakan raja dari berbagai olahan daging bukan? Hampir semua orang sudah pernah merasakan kelezatan steak. Akan tetapi bagian terpenting dari steak adalah tingkat kematangannya. Tingkat kematangan dapat menentukan kadar kelezatan dari steak itu sendiri. Tapi pernahkah anda berpikir bahwa apakah tingkat kematangan dari steak memiliki pengaruh pada kesehatan anda? Atau amankah mengkonsumsi daging setengah matang?

Tingkat kematangan dari steak sendiri bisa dibedakan berdasarkan warna, tekstur, kadar air pada daging setelah dimasak dan suhu internal dari steak tersebut. Dari semua tingkat kematangan yang berbeda tersebut akan menciptakan cita rasa dan tekstur yang berbeda-beda. Sebelum anda mengkonsumsi steak, ada baiknya anda memahami beberapa Tingkat Kematangan Steak agar kesehatan anda tidak terganggu. Pada umumnya, level kematangan dari steak bisa dibagi menjadi lima, berikut ulasan lengkapnya. 

Beberapa Tingkat Kematangan Steak Yang Paling Umum Ditemui

Tingkat Kematangan Steak

  1. Rare
    Steak yang memiliki tingkat kematangan rare ini memiliki bagian samping yang berwarna kecoklatan. Selain itu, bagian luarnya juga sedikit hangus dan bagian tengahnya masih berwarna merah terang khas daging yang masih mentah. Jika bagian luarnya anda pegang maka akan terasa hangat dan semakin dingin jika anda menyentuh pusatnya. Steak dengan tingkat kematangan rare ini memiliki suhu bagian dalam sekitar 50-55 derajat celcius. Steak dengan tingkat kematangan rare ini memiliki tingkat juiciness yang paling tinggi dengan adanya cairan merah yang akan keluar jika anda membelah dagingnya. 
  2. Medium Rare
    Medium rare ini merupakan salah satu tingkat kematangan pada steak yang paling populer dikonsumsi orang karena memiliki tingkat juiciness yang masih berair. Steak medium rare ini tidak jauh berbeda dengan steak rare, hanya saja teksturnya lebih keras di bagian luar dan lembut pada bagian dalamnya. Steak dengan tingkat kematangan medium rare ini memiliki sisi-sisi yang berwarna kecoklatan. Sedangkan bagian atas dan bawahnya dikaramelisasi sehingga menjadi berwarna coklat tua dengan bagian tengah berwarna merah, tetapi ada juga yg berwarna merah muda. Untuk suhu bagian dalamnya sendiri sekitar 55-57 derajat celcius. 
  3. Medium
    Steak dengan tingkat kematangan medium ini memiliki lapisan yang berwarna merah mudah terang pada bagian tengahnya. Sedangkan bagian sisinya berwarna kecoklatan, bagian atas dan bawahnya terpanggang, tetapi tidak terlihat cukup hangus. Untuk tingkat kematangan ini memiliki tekstur yang terasa kencang pada saat disentuh. Tidak hanya itu, untuk tingkat kematangan medium ini akan mengeluarkan tetesan jus berwarna merah apabila anda membelahnya. Untuk suhu bagian dalamnya sendiri berkisar antara 60-65 derajat celcius. 
  4. Medium Well
    Mungkin sebagian anda sering mengkonsumsi steak dengan tingkat kematangan ini. Apabila anda tidak suka melihat warna daging yang terlalu merah namun masih ingin merasakan juiciness yang cukup maka medium well ini adalah jawabannya. Tingkat kematangan medium well ini memiliki tampilan warna yang merah muda pucat samar di bagian tengah dan coklat keabuan di setiap sisi bagian dagingnya. Tingkat kematangan ini memiliki tekstur yang kencang dan agak keras. Akan tetapi cukup empuk di bagian tengahnya. Untuk suhunya bagian dalamnya sendiri sekitar 68-74 derajat celcius. 
  5. Well Done
    Tingkat Kematangan Steak well done ini bisa dikatakan sebagai steak yang memiliki tingkat kematangan benar-benar matang. Steak ini memiliki warna coklat keabuan di bagian tengah dagingnya. Untuk teksturnya sendiri memang sedikit kaku dan kering karena juicinessnya yang paling rendah dibandingkan tingkat kematangan yang lainnya. Walaupun masih ada air yang tersisa biasanya akan berwarna coklat pucat atau abu-abu bukan merah. Untuk suhu bagian dalamnya sendiri berkisar sekitar 77 derajat celcius ke atas. 

Tagged: ,